Budaya Minum Orang Paris: Lebih dari Sekadar Kopi dan Anggur
conitphutthoi.com – Budaya Minum Orang Paris: Lebih dari Sekadar Kopi dan Anggur
Paris sering di asosiasikan dengan secangkir kopi di kafe trotoar atau segelas anggur di bistro kecil. Namun,
bagi orang Paris, minum bukan sekadar aktivitas penghilang dahagamelainkan ritual sosial, ekspresi
budaya, dan bagian dari gaya hidup sehari-hari.




☕ Kopi: Simbol Kehidupan Sosial
Kopi di Paris adalah alasan untuk duduk, mengamati, dan berbincang. Café au lait, espresso, atau allongé
di nikmati perlahan—sering kali sambil membaca koran atau berbincang santai. Di sini, kafe berfungsi
sebagai ruang publik tempat ide dan cerita mengalir.
🍷 Anggur: Tradisi yang Menyatu dengan Hidangan
Anggur bukan minuman mewah; ia pendamping makan. Merah, putih, atau rosé di pilih sesuai menu, bukan
status.
🍸 Apéritif: Seni Membuka Percakapan
Sebelum makan malam, orang Paris kerap menikmati apéritif—Pastis, Kir, atau vermouth—sebagai pembuka
selera.
🍫 Minuman Non-Alkohol yang Ikonik
Chocolat chaud kental menjadi favorit musim dingin, sementara jus segar dan sirop populer
di kalangan anak-anak dan remaja.
🕰️ Minum dengan Ritme, Bukan Tergesa
Berbeda dengan budaya “take-away”, orang Paris menghargai waktu. Duduk, menyesap perlahan, dan
menikmati suasana adalah inti pengalaman.
Tagged : Dari Bistro ke Restoran