Close

Budaya Minum Orang Paris: Lebih dari Sekadar Kopi dan Anggur

Budaya Minum Orang Paris: Lebih dari Sekadar Kopi dan Anggur
  • PublishedDesember 25, 2025

conitphutthoi.com – Budaya Minum Orang Paris: Lebih dari Sekadar Kopi dan Anggur

Paris sering di asosiasikan dengan secangkir kopi di kafe trotoar atau segelas anggur di bistro kecil. Namun,
bagi orang Paris, minum bukan sekadar aktivitas penghilang dahagamelainkan ritual sosial, ekspresi
budaya, dan bagian dari gaya hidup sehari-hari.

https://www.parisperfect.com/blog/wp-content/uploads/2019/04/Everything-You-Want-To-Know-About-the-Cafe-Terraces-in-Paris-by-Paris-Perfect4.jpghttps://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/30/Ricard_Pastis_01_09.jpghttps://giftingkosher.com/cdn/shop/files/KosherParisBistroWineGiftBasket_2000x.png?v=1747160067Paris: Where to drink the best hot chocolate when it's cold?

☕ Kopi: Simbol Kehidupan Sosial

Kopi di Paris adalah alasan untuk duduk, mengamati, dan berbincang. Café au lait, espresso, atau allongé
di nikmati perlahan—sering kali sambil membaca koran atau berbincang santai. Di sini, kafe berfungsi
sebagai ruang publik tempat ide dan cerita mengalir.

🍷 Anggur: Tradisi yang Menyatu dengan Hidangan

Anggur bukan minuman mewah; ia pendamping makan. Merah, putih, atau rosé di pilih sesuai menu, bukan
status.

🍸 Apéritif: Seni Membuka Percakapan

Sebelum makan malam, orang Paris kerap menikmati apéritif—Pastis, Kir, atau vermouth—sebagai pembuka
selera.

🍫 Minuman Non-Alkohol yang Ikonik

Chocolat chaud kental menjadi favorit musim dingin, sementara jus segar dan sirop populer
di kalangan anak-anak dan remaja.

🕰️ Minum dengan Ritme, Bukan Tergesa

Berbeda dengan budaya “take-away”, orang Paris menghargai waktu. Duduk, menyesap perlahan, dan
menikmati suasana adalah inti pengalaman.

 

Tagged :  Dari Bistro ke Restoran

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *