Close

6 Kelenteng Tertua di Surabaya yang Penuh Sejarah dan Legenda

6 Kelenteng Tertua di Surabaya yang Penuh Sejarah dan Legenda
  • PublishedNovember 21, 2025

conitphutthoi.com – 6 Kelenteng Tertua di Surabaya yang Penuh Sejarah dan Legenda

6 Kelenteng Surabaya di kenal sebagai kota metropolitan dan pusat perdagangan,
juga rumah peninggalan budaya Tionghoa berusia ratusan tahun.

1. Boen Bio (Wen Miao) – Kembang Jepun
Di bangun pada abad ke-18, Boen Bio merupakan Konghucu tertua di Sby.
Tempat ini di kenal sebagai “Sekolah Konfusius” yang dulu menjadi pusat pendidikan dan tempat belajar filsafat.

2. Sanggar Agung – Kenjeran
Bangunan tua yang akar sejarah nya dari komunitas tionghoa pesisir
Surabaya sejak ratusan tahun lalu. Sanggar Agung di kenal dengan patung Dewi Kwan Im setinggi 20 meter
yang berdiri megah di tepi laut.

3. Hok An Kiong – Kembang Jepun
Di bangun pada era perdagangan Tionghoa di Surabaya, kelenteng ini menjadi tempat pemujaan Dewa
Kwang Kong.

4. Hong Tiek Hian – Bongkaran
Di anggap sebagai kelenteng tertua di Surabaya, Hong Tiek Hian di perkirakan berdiri
sejak abad ke-13 Majapahit.

5. Kim Tek Ie – Simolawang
Kelenteng Kim Tek Ie menjadi tempat pemujaan bagi Dewi Kwan Im dan dewa-dewa lain.
Masyarakat percaya ini memiliki energi spiritual kuat dan menjadi tempat meminta berkah.

6. Tong Pek Bio – Kapasan
Kelenteng ini salah satu tertua di surabaya bagian utara.

Tagged : Sambal khas surabaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *